Sistem Informasi Mitigasi bencana, Adaptasi perubahan Iklim dan Lingkungan

Pengaduan:
(62-21) 3522 059

Selamat Datang

SIMAIL adalah suatu sistem informasi terkait bencana, perubahan iklim dan lingkungan di sektor kelautan dan perikanan yang disebarkan melalui SMS dan teks berjalan.

Untuk mendapatkan informasi SMS, silakan kirim SMS ke 081311174300 atau download aplikasi Simail di Play Store

Profil SIMAIL

PROFIL SINGKAT SIMAIL

APA ITU SIMAIL

SIMAIL adalah sistem informasi terkait bencana, perubahan iklim dan lingkungan di sektor kelautan dan perikanan yang disebarluaskan melalui pesan pendek (sms), teks berjalan (running textdisplay) dan notifikasi melalui android.

KENAPA HARUS SIMAIL

Pemenuhan kebutuhan dan akses akan informasi yang terkait risiko bencana dan dampak perubahan iklim merupakan kewajiban dan keharusan bagi pemerintah untuk melaksanakannya. Pemenuhan kebutuhan tersebut sangat penting dan sesuai dengan keragaan sebagian besar wilayah pesisir Indonesia yang merupakan wilayah yang rawan terhadap ancaman bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor dan erosi. Wilayah pesisir Indonesia juga rawan mengalami dampak perubahan iklim seperti cuaca ekstrim, kenaikan muka air laut, perubahan suhu permukaan air laut, serta perubahan pola cuaca dan iklim setempat. Hingga kini, semua potensi bencana dan dampak perubahan iklim yang disebutkan di atas telah dirasakan oleh masyarakat pesisir.

Sebagian besar masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil berprofesi sebagai nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan atau pekerjaan lain yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya pesisir dan lautan. Masyarakat tersebut memiliki keterbatasan akses informasi terkait bencana dan dampak perubahan iklim yang menyebabkan rentan terhadap risiko yang dapat berdampak pada hidup dan penghidupannya. Keterbatasan akses informasi tersebut bisa berimbas pada pembudidaya ikan dan petambak garam yang mengalami gagal panen karena prediksi cuaca yang sudah meleset dari kebiasaan, atau nelayan yang menjadi korban atas keganasan alam (ombak besar, badai, hujan lebat) yang terjadi di lautan, kondisi ini ironis karena sudah ada berbagai lembaga yang dapat memprediksi secara akademis namun informasi tersebut tidak sampai ke nelayan.

Untuk menjawab permasalahan tersebut diperlukan kerjasama secara terpadu yang melibatkan seluruh sektor terkait baik Pemerintah, swasta, LSM, lembaga donor, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh Direktorat Pesisir dan Lautan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dan dampak perubahan iklim adalah mengembangkan kegiatan Sistem Informasi Mitigasi bencana, Adaptasi perubahan Iklim dan Lingkungan (SIMAIL). Upaya ini dilaksanakan sejak tahun 2012 dalam bentuk penyampaian pesan singkat Short Massage Services (SMS), running textdisplay dan push up nitification melalui aplikasi androidkepada masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir mengenai informasi cuaca, peringatan dini terhadap bencana dan daerah penangkapan ikan.

Kegiatan SIMAIL merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Cinta Laut (Gita Laut) yang digagas oleh Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) yang bertujuan untuk mengembangkan rasa memiliki dan kepedulian untuk menjaga kelestarian laut serta menumbuhkan kecintaan pada budaya bahari sebagai jati diri bangsa maritim sehingga terwujud pegelolaan sumberdaya laut yang berkelanjutan dengan semangat kemaritiman dan budaya bahari.

SIMAIL UNTUK SIAPA

Informasi SIMAIL ditujukan untuk masyarakat pesisir dan nelayan serta pelaku usaha kelautan perikanan lainnya, terutama yang memiliki keterbatasan akses informasi terkait bencana, dampak perubahan iklim dan lingkungan.

SEJARAH SINGKAT SIMAIL

SIMAIL diinisiasi oleh Direktorat Pesisir dan Lautan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab terhadap upaya mitigasi bencana dan adaptasi dampak perubahan iklim di masyarakat pesisir sebagai kelompok yang rentan namun tidak memiliki akses dan sumber informasi yang baik. Dalam era globalisasi, terdapat banyak informasi yang disediakan oleh Instansi Pemerintah maupun swasta yang dapat diakses melalui internet maupun sumber lainnya namun tidak semua masyarakat pesisir dan nelayan memiliki kemampuan untuk memperolehnya.

Kesenjangan antara ketersediaan informasi secara luas dan kemampuan memperoleh informasi oleh masyarakat inilah yang menjadi celah yang dimanfaatkan dan dikembangkan oleh Direktorat Pesisir dan Lautan untuk dapat memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat pesisir dan nelayan. Untuk menjembatani hal tersebut, Direktorat Pesisir dan Lautan bekerja sama dengan Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Balai Penelitian dan Observasi Laut, Kementarian Kelautan dan Perikanan (BPOL-KP) dan sumber lain yang dapat dipertanggung jawabkan dalam melaksanakan pelatihan operator SIMAIL.

Pelaksanaan SIMAIL dilaksanakan petama kali pada tahun 2012 di Provinsi Banten yang kemudian pada tahun 2013 dengan menggunakan dana dekonsentrasi yang dilaksanakan di 14 Provinsi, dilanjutkan pada tahun 2014 dilaksanakan di 10 Provinsi dan pada tahun 2015 dilaksanakan di 15 Provinsi. Peluncuran SIMAIL oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Bapak Sharif C. Sutardjo didampingi oleh Sekretaris Jenderal KKP, Prof Sjarif Widjaja dan Direktur Jenderal KP3K, Dr. Sudirman Saad, M. Hum, dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 17 Desember 2013.

Dalam perjalanan pelaksanaan SIMAIL selama rentang waktu 2012 ai??i?? 2014, terdapat banyak pembelajaran mengenai proses dan mekanisme pelaksanaan sehingga diperlukan berbagai perbaikan dan pengembangan baik di internal KKP maupun mitra termasuk dalam upaya membangun kerja sama dengan berbagai pihak. Pada tahun 2012 ai??i?? 2014, operator dari masing-masing pelaksana dekonsentrasi SIMAIL dilatih cara mengakses data yang disediakan di internet dan kemudian mengolah informasi yang telah diperoleh menjadi bahasa yang sederhana dan dikirimkan kembali melalui sms ke nelayan atau masyarakat pesisir lainnya serta menampilkan informasi di running text displayyang telah ditempatkan pada tempat-tempat strategis. Pada tahun 2015, dilakukan perubahan metode dengan memanfaatkan website yang terintegrasi dengan SMS masking dan SMS gateway serta memanfaatkan teknologi android. Hal ini lebih memudahkan operator mengirim berita ke masyarakat dan menyimpannya dalam server yang terpusat serta memungkinkan masyarakat umum meminta informasi kepada pengelola melalui layanan sms gateway tersebut.

SIAPA SAJA YANG TERLIBAT DALAM PENGELOLAAN SIMAIL

Yang terlibat dalam pelaksanaan SIMAIL adalah Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau Pulau Kecil(Ditjen KP3K) c.q. Direktorat Pesisir dan Lautan, instansi penyedia informasi (BMKG, LAPAN dan BPOL-KKP), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi penerima dana Dekonsentrasi, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota lokasi pelaksanaan SIMAIL, LSM/Donor, Operator dan Masyarakat penerima SMS / pesan berjalan.

APA TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MASING-MASING PIHAK YANG TERLIBAT

Tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat dalam SIMAIl adalah sebagai berikut adalah :

  1. Direktorat Pesisir dan Lautan, Ditjen KP3K menyusun Pedoman Teknis Pengelolaan SIMAIL, menyusun modul pembekalan teknis operator SIMAIL, melaksanakan pembekalan teknis operator SIMAIL dan melakukan pengembangan SIMAIL baik dari segi materi maupun perangkat pendukung kegiatan.
  2. Instansi penyedia informasi (BMKG, LAPAN dan BPOL-KKP) menyediakan data dan informasi yang dapat diakses melalui internet dan bersedia memberikan materi pembekalan teknis kepada operator SIMAIL
  3. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi menetapkan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota pelaksana SIMAIL, menetapkan lokasi pemasangan papan text berjalan / running text display dan memilih dan menetapkan operator SIMAIL, menyiapkan operasionalasisasi sarana dan prasarana SIMAIL dan melakukan monitoring dan evaluasi serta melaporkan hasilnya kepada Dirjen KP3K c.q. Direktur Pesisir dan Lautan
  4. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota lokasi pelaksanaan SIMAIL menyediakan data dan informasi tentang kelompok-kelompok nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan yang dapat menerima manfaat SIMAIL
  5. Syahbandar dapat mensinergikan informasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/ Kabupaten/Kota tentang kondisi dan keselamatan pelayaran.
  6. LSM, swasta dan lembaga donor dapat membantu mengembangka SIMAIl sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing
  7. Masyarakat penerima SMS dapat menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada sesama nelayan atau siapa saja yang membutuhkan informasi tersebut.

DARI MANA SUMBER DATANYA

Untuk memperoleh data dan informasi yang tekait dengan upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim serta informasi daerah penangkapan ikan, operator dapat mengakses website sebagai berikut :

http://inatews.bmkg.go.id/new/diseminasi_email.php

operator yang telah mengunduh data, kemudian mengolahnya dan mengirim ke server pusat dan dengan aplikasi sms masking, akan mengirim sms secara serentak ke nomor-nomor yang telah didaftar sebelumnya.

BAGAIMANA TEKNIS PELAKSANAANYA

Teknis pelaksanaan kegiatan SIMAIL adalah sebagai berikut :

  1. Operator melakukan akses ke website yang telah ditentukan untuk memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan kemudian diolah secara sederhana ke dalam matriks. Dinas Kelautan dan Perikanan harus memvalidasi/mengesahkan data tersebut sebelum dilanjutkan ke proses berikutnya.
  2. Operator akan login ke website //http.www.simail.kkp.go.id dan masuk selaku admin kemudian mengetik informasi yang akan disampaikan ke user dari data yang sudah ditabulasi dan divalidasi
  3. Sistem akan melakukan SMS broadcasting ke seluruh pengguna yang sudah terdaftar berdasarkan lokasi perairan yang telah didaftarkan di wilayah kerja operator
  4. SMS yang telah dikirim akan tersimpan dalam server di kantor Direktorat Pesisir dan Lautan secara otomatis
  5. Masyarakat nelayan dan penerima SMS yang telah terdaftar akan menerima SMS melalui aplikasi SMS masking
  6. Operator akan menyampaikan informasi melalui running text display yang telah diletakkan pada lokasi strategis yang mudah dilihat oleh masyarakat yang membutuhkannya
  7. Masyarakat dapat mengunduh aplikasi SIMAIL di play store bagi pengguna telepon seluler berbasis android.
  8. Informasi akan disampaikan ke pengguna android yang telah menginstall SIMAIL mobile appberdasarkan lokasi yang telah dipilih dalam menu yang didiakan dalam aplikasi
  9. Masyarakat umum dapat melakukan permintaan informasi mengenai kondisi wilayah perairan tertentu dengan mengetik kata kunci yang sudah didaftarkan dan akan dibalas sesuai dengan kebutuhan informasinya melalui aplikasi smsgateway
  10. Jika terdapat informasi khusus yang menyangkut kebencanaan (early warning) dan informasi spesifik laninnya yang perlu disampaikan ke pengguna, maka sistem akan menunggu perintah dari salah satu nomor khusus yang telah didaftar (khusus KKP) untuk diteruskan ke masyarakat.

HARAPAN KE DEPAN

Diharapkan SIMAIL dapat menjadi salah satu sistem yang dapat menjembatani kebutuhan informasi masyarakat pesisir mengenai kebencanaan, adaptasi perubahan iklim dan informasi daerah penangkapan ikan dengan berbagai informasi yang tersedia di instansi pemerintah.

Dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk mengembangkan sistem SIMAIL agar dapat lebih baik dan menjangkau lebih banyak target user yang pada akhirnya adalah memberikan kenyamanan dan harapan keselamatan yang lebih baik bagi masyarakat yang minim akses namun sangat renatan.

PENUTUP

Demikian profil singkat ini dibuat sebagai gambaran umum mengenai kegiatan Sistem Informasi Mitigasi bencana, Adaptasi Iklim dan Lingkungan (SIMAIL). Semoga hal-hal kecil dan sederhana yang dilakukan dengan baik dapat menyelamatkan nyawa nelayan dari cuaca buruk di lautan, meningkatkan ketahanan pangan nelayan pembudidaya ikan dan garam akibat cuaca yang tidak menentu, meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan informasi daerah penangkapan ikan, dan berbagai dampak lain yang bisa ditimbulkan dengan berbagi pesan dan informasi.

 

INFO SIMAIL